Pernah perhatiin nggak, kenapa kita sebagai orang Indonesia gak biasa ngungkapin rasa cinta atau sayang ke orang lain, padahal kalo kita ngeliat orang-orang Eropa atau Amerika, ungkapan cinta dan kasih sayang itu tiap hari diucapin. Nah, alesannya sendiri karena di banyak keluarga Asia, terutama Indonesia, kasih sayang itu lebih sering diajarin lewat tindakan dibanding ucapan. Generasi ibu-ibu di Indonesia tumbuh di lingkungan yang ngajarin cinta itu dibuktiin, bukan diumumin. Makanya banyak ibu-ibu yang mungkin gak pernah ungkapin cintanya langsung. Kamus "I Love You" versi ibu-ibu ini perlu kita sadarin kalo ini juga termasuk ungkapan cinta mereka.
- “Udah makan belum?”
- “Hati-hati di jalan ya.”
- “Jangan lupa kabarin.”
- “Mama bikinin teh dulu.”
- “Pulang jangan malem-malem.”
- “Mama tunggu sampe rumah.”
- “Ini mama kupasin buah buat kamu.”
- “Tidur duluan aja.”
- “Mama doain ya.”
- “Jangan lupa minum obat.”
- “Mama bawain nasi lebih.”
- “Makan yang bener di luar.”
- “Helmnya dipake.”
- “Mama siapin bajunya.”
- “Kamu hati-hati ya kerja.”
- “Mama tunggu kabar kamu.”
- “Yang penting kamu sehat.”
- “Gapapa, sini mama beresin.”
- “Mau dibawain apa?”
- “Mau makan apa hari ini?”
- “Mama bikinin lauk favorit kamu.”
- “Laptopnya jangan lupa dibawa.”
- “Payungnya dibawa ya.”
- “Mama tunggu di rumah.”
- “Pelan-pelan aja motorannya.”
- “Kamu jangan telat makan.”
- “Mama udah siapin air hangat.”
- “Jangan tidur terlalu malem.”
- “Mama pijitin sini.”
- “Mama beliin vitamin.”
- “Makan dulu baru kerja lagi.”
- “Kok mukanya lemes?”
- “Mama udah siapin bekel.”
- “Mama siapin obat masuk angin.”
- “Jangan lupa makan buah.”
- “Bajunya jangan yang tipis, dingin.”
- “Kamu mandi air hangat sana.”
- “Mama doain tiap habis sholat.”
- “Mama bikinin yang anget-anget ya.”
- “Hati-hati kehujanan.”
Kamus Besar Perempuan yang Bisa Bapak Pelajari biar Makin Paham sama Istri
Di budaya Barat kayak di Amerika atau Eropa, komunikasi verbal lebih dibiasakan sejak kecil. Anak dipuji langsung. Orang tua bilang, “I’m proud of you”, “I love you”, atau pelukan jadi hal rutin. Ekspresi emosinya lebih eksplisit karena budaya individual mereka menghargai keterbukaan perasaan. Sementara di Indonesia dan banyak negara Asia, cinta seringnya dalam bentuk tindakan jadi gak perlu sering diomongin.