Financial   Juni 04, 2026

Berapa Gaji yang Ideal buat Adik yang Mau Berumah Tangga?

Atun Gorgom

Atun Gorgom

Bacaan 5 menit

Thumbnail

Menikah pan bukan cuma soal cinta-cintaan, foto prewedding, atau punya playlist lagu akad yang bikin tante nangis di pojokan. Menikah juga soal siap hidup bareng orang lain dengan segala biaya yang ikut pindah ke rumah, kontrakan, makan, listrik, kuota, sabun cuci, gas, galon, kondangan, servis motor, sampai biaya nggak terduga. Jadi berapa gaji yang ideal buat adik yang mau berumah tangga? Karena kebutuhan pasangan yang tinggal di Jakarta jelas beda dengan yang tinggal di kota kecil. Pasangan yang masih ngontrak beda sama yang tinggal sementara di rumah orang tua. Yang belum punya anak beda sama yang langsung punya cicilan, tanggungan keluarga, atau motor yang tiap bulan kudu di servis.

Kenapa Gaji Nambah Tapi Tabungan Tetap Segitu-Gitu Aja?

Tapi kalau harus dibuat patokan kasar, untuk pasangan baru menikah di kota besar, gaji gabungan yang cukup aman biasanya ada di kisaran Rp10 juta–Rp15 juta per bulan. Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, angka yang lebih realistis bisa mendekati Rp12 juta–Rp18 juta per bulan, terutama kalau udah harus bayar kontrakan, transportasi, makan harian, tabungan, dan dana darurat. Kenapa angkanya segitu? Karena data BPS nunjukkin rata-rata pengeluaran per kapita sebulan di DKI Jakarta di tahun 2025 sekitar Rp2,96 juta per orang, terdiri dari pengeluaran makanan dan non-makanan. Artinya, buat dua orang aja, pengeluaran rata-rata bisa mendekati Rp6 juta per bulan, dan itu belum sama gambaran gaya hidup pasangan muda yang harus bayar sewa rumah, cicilan, ongkir, langganan internet, atau biaya jajan lainnya.

Gaji Ideal Bukan Berarti Harus Besar

Gak sedikit pasangan muda kayak adik ini mikir, “Yang penting saling cinta dulu, nanti rezeki mah ngikutin.” Betul, rezeki emang bisa dicari, tapi tagihan listrik nggak bisa dibayar pakai yakin doang. Makanya, gaji ideal buat adik yang mau menikah sebaiknya dilihat dari tiga hal, yaitu biaya hidup bulanan, kemampuan menabung, dan kesiapan menghadapi kejadian darurat. Kalau seluruh gaji habis cuma buat hidup dari tanggal 1 sampai tanggal 25, lalu tanggal 26 sampai 30 nunggu gajian lagi, berarti belum ideal. Bukan berarti gak boleh nikah, tapi perlu strategi yang lebih hati-hati.

Berapa Gaji yang Ideal buat Adik yang Mau Berumah Tangga?

Simulasi Gaji Ideal Pasangan Baru Menikah

Untuk pasangan baru menikah yang tinggal di kota besar non-Jakarta, gaji gabungan Rp8 juta–Rp10 juta masih bisa cukup, asalkan gaya hidupnya sederhana, tempat tinggal nggak terlalu mahal, dan belum punya banyak cicilan. Tapi posisinya masih cukup mepet. Butuh duit dikit, misalnya motor rusak, orang tua sakit, atau harus beli kasur baru, keuangan bisa langsung goyang. Di kisaran Rp10 juta–Rp15 juta, rumah tangga mulai lebih lega. Pasangan bisa bayar kebutuhan pokok, sewa tempat tinggal sederhana, transportasi, makan harian, dan masih punya ruang buat nabung. Masih bisa beli martabak sesekali.

Untuk Jakarta dan Jabodetabek, angka Rp12 juta–Rp18 juta lebih aman. Bukan karena pasangan muda harus hidup mewah, tapi karena biaya tempat tinggal, transportasi, dan konsumsi di wilayah ini emang lebih berat. Apalagi UMP DKI Jakarta 2026 ditetapin sebesar Rp5.729.876 per bulan, yang berarti dua orang dengan penghasilan setara UMP aja baru ada di kisaran Rp11,4 juta bruto, sebelum dipotong kebutuhan, pajak, BPJS, transportasi, makan, dan biaya rumah tangga lain. Kalau cuma satu orang yang kerja, angka idealnya tentu harus lebih tinggi. Minimal penghasilan tunggalnya harus bisa nanggung dua orang sekaligus. Untuk kota besar, penghasilan satu orang di kisaran Rp10 juta ke atas yang bakal jauh lebih realistis dibanding maksain berumah tangga dengan satu pemasukan yang terlalu pas-pasan.

Berapa Gaji yang Ideal buat Adik yang Mau Berumah Tangga?

Jadi, Boleh Gak Menikah Kalau Gaji Belum Ideal?

Boleh, tapi jangan romantisasi susahnya. Gaji belum ideal bukan berarti seseorang gak pantas menikah. Banyak pasangan mulai dari kondisi sederhana terus pelan-pelan naik bareng. Yang bahaya justru nikah tanpa obrolan keuangan sama sekali. Iya jalan, tapi bisa jadi jalannya sambil dorong motor mogok di tanjakan. Sebelum nikah, adik sebaiknya ngobrol jujur soal gaji, utang, cicilan, tanggungan orang tua, rencana punya anak, tempat tinggal, dan gaya hidup. Ini bukan matre yak. Soalnya pan rumah tangga bukan cuma nyatuin dua hati, tapi juga dua spreadsheet kehidupan yang kadang formatnya beda-beda.

Pengeluaran Kecil Tapi Rutin yang Ternyata Bikin Gaji Bapak Cepet Habis

Kalau diringkas, patokan kasarnya begini, buat kota kecil atau daerah dengan biaya hidup lebih rendah, pasangan baru menikah bisa mulai di kisaran Rp6 juta–Rp9 juta per bulan, asal belum banyak cicilan dan tempat tinggalnya terjangkau. Untuk kota besar kayak Bandung, Bogor, Surabaya, Semarang, atau Medan, angka yang lebih aman ada di kisaran Rp8 juta–Rp12 juta per bulan. Untuk Jakarta dan Jabodetabek, apalagi kalau ngontrak, angka yang lebih realistis adalah Rp12 juta–Rp18 juta per bulan, tapi angka ini tetap harus disesuain sama kondisi masing-masing. Karena ada aja pasangan yang gajinya Rp20 juta tapi habis karena gaya hidupnya kayak anak sultan yang lupa logout. Ada juga pasangan dengan gaji Rp9 juta tapi bisa rapi karena disiplin dan saling terbuka.


Atun Gorgom

Atun Gorgom

Bacaan 5 menit

Dilihat : 26

Eits, sebelum komen, login dulu dong

I post fresh content every week.


Total 0 Komentar

Pergi ke pasar membeli ikan, Ikan segar dibungkus rapi. Bapak-bapak kalau bercandaan, Receh banget tapi happi