Culinary   Mei 07, 2026

Fakta-Fakta Menarik Soal Sukun yang Kayaknya Bapak Jarang Tau

Atun Gorgom

Atun Gorgom

Bacaan 4 menit

Thumbnail

Kalo ngomongin sukun, warga pasti mikirnya sukun goreng yang suka dijual pas sore-sore, dimakannya sambil minum kopi, dan punya tekstur empuk. Padahal di balik tampilannya yang kadang kalah pamor sama alpukat, durian, atau buah impor supermarket, sukun ternyata punya fakta yang jarang orang tau nih.

Buah-buahan yang bagus untuk kesehatan kulit bapak

Sukun disebut “Breadfruit” karena orang barat ngerasa kayak lagi makan roti

Nama internasional sukun ini adalah breadfruit. Kalo diterjemahin langsung ke bahasa kita artinya, buah roti. Soalnya pas dimasak, tekstur sukun ini mirip roti atau kentang empuk, terutama kalau dipanggang atau dibakar. Banyak penjelajah Eropa zaman dulu bingung waktu pertama kali nyobain sukun di wilayah Pasifik dan Asia Tenggara. Mereka heran ada buah yang pas dimakan rasanya padet bener dan kaya sama karbohidrat. Karena di Eropa sendiri, makanan pokok biasanya datang dari gandum atau tepung. Sedangkan di daerah tropis, masyarakat bisa dapet sumber kenyang langsung dari pohon. Makanya sukun dianggap luar biasa. Bahkan di beberapa catatan sejarah kolonial, sukun pernah dianggap sebagai solusi pangan murah karena pohonnya gampang tumbuh, produksinya banyak, ngenyangin, dan minim perawatan.

Pohon sukun bisa jadi investasi jangka panjang selama bertahun-tahun

Ini juga jarang orang tau. Sekali pohon sukun tumbuh besar dan sehat, dia bisa menghasilkan buah terus selama bertahun-tahun. Bukan cuma sekali panen langsung selesai. Di beberapa daerah tropis, satu pohon sukun dewasa bisa menghasilkan puluhan bahkan ratusan buah dalam satu musim. Makanya zaman dulu banyak rumah sengaja nanem pohon sukun dekat halaman biar kalo laper tinggal petik, kalo ada tamu tinggal goreng, kalo panen banyak juga tinggal dibagi-bagi ke tetangga. Dan uniknya lagi, pohon sukun termasuk pohon yang relatif tahan hidup di daerah tropis lembap, makanya dia cocok banget sama iklim Indonesia.

fakta menarik sukun

Sukun jadi penyelamat masa susah di zaman dulu

Di banyak daerah Indonesia dan Asia Pasifik, sukun pernah jadi makanan penyelamat pas lagi paceklik, gagal panen, harga beras mahal, dan kondisi ekonomi sulit. Soalnya sukun ini bisa gantiin nasi buat sementara waktu. Nah, di zaman sekarang justru makanan lokal kayak sukun gini justru udah punya label sendiri, makanan organic, local heritage food, atau healthy carb alternative. Padahal dulu orang Indonesia makanannya beginian, kagak perlu masuk cafe mewah dulu.

Sukun ternyata masih saudaraan sama nangka

Kalau bapak ngerasa aroma atau tekstur sukun agak mirip nangka atau kluwih, itu bukan rasa-rasa doang, tapi emang karena mereka masih satu keluarga tanaman. Sukun ini termasuk keluarga Moraceae, satu keluarga sama nangka, cempedak, kluwih, dan ara. Makanya beberapa cirinya mirip, punya getah, tekstur daging yang sama, aroma khas, dan daun yang bentunya unik. Bedanya, sukun lebih fokus jadi sumber karbohidrat daripada buah pencuci mulut. Kalau nangka identik manis, sukun lebih identik dengan rasa gurih, padat, dan mengenyangkan.

fakta menarik sukun

Ada sukun yang hampir gak punya biji

Banyak orang kira semua sukun itu penuh biji. Padahal ada varietas sukun tertentu yang bijinya sangat sedikit, bahkan hampir gak ada. Ini salah satu alasan kenapa sukun enak banget digoreng, karena bagian dalamnya lebih padat dan lembut. Beberapa varietas modern bahkan emang dikembangin supaya lebih banyak daging buah, teksturnya lebih bagus, dan lebih praktis buat diolah. Makanya jangan heran kalau sukun yang bapak makan di satu daerah bisa beda banget sama daerah lain.

Bukan cuma buahnya yang bermanfaat

Getah pohon sukun juga ternyata punya banyak fungsi tradisional. Di beberapa daerah, getahnya pernah dipakai buat perekat alami, jebakan burung, sampe campuran bahan tertentu. Soalnya teksturnya emang lengket banget. Kayu pohon sukun sendiri dipake buat bikin rumah, perabotan, perahu kecil, sampe kerajinan tangan. Ini karena sifat kayunya yang ringan, cukup kuat, dan relatif tahan lama. Bahkan daunnya sendiri banyak dipake buat pengobatan tradisional. Di Indonesia dan beberapa negara Asia, daun sukun cukup terkenal dalam pengobatan tradisional. Biasanya direbus terus airnya diminum. Beberapa orang percaya daun sukun bantu buat ngejaga gula darah, kolesterol, tekanan darah, dan asam urat. Tapi tetap perlu diingat kalo ini bukan obat ajaib yak, efek tiap orang bisa beda-beda.

List Buah yang Langka Didapet, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!

Sukun ini juga sebenernya bisa jadi salah satu pangan masa depan karena produktif, cocok di iklim tropis, dan relatif tahan perubahan cuaca tertentu. Apalagi sekarang udah mulai berkembang isu krisis pangan, perubahan iklim, sama harga bahan-bahan pokok naik, tanaman kayak sukun gini mulai dianggep penting lagi.


Atun Gorgom

Atun Gorgom

Bacaan 4 menit

Dilihat : 25

Eits, sebelum komen, login dulu dong

I post fresh content every week.


Total 0 Komentar

Pergi ke pasar membeli ikan, Ikan segar dibungkus rapi. Bapak-bapak kalau bercandaan, Receh banget tapi happi